1 November 20210 Komentar | Dilihat : 81 kali
Ditulis oleh admin

Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Tuban, pada hari Kamis (28/10). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan usaha kelompok perhutanan sosial dan nandur mangrove bareng, yang dilaksanakan di tiga kabupaten, salah satunya Kabupaten Tuban yang pelaksanaannya berada di kawasan wisata pantai sowan kecamatan bancar 

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pula vaksinasi sebanyak 740 dosis, penanaman pohon tanaman produktif, pelepasan burung pantai, hingga kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergitas Pemanfaatan Kawasan Hutan di Wilayah Administratif Kabupaten Tuban dan Lamongan.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Tuban Aditya Lindra Faridzky, SE, Wakil Bupati Tuban, H. Riyadi, SH. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Ketua DPRD Jatim Kusnadi , Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi, Sekda Tuban Budi Wiyana, Kepala OPD terkait, serta Kepala Desa se Kecamatan Bancar.

Bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menanam pohon alpukat, yang diikuti oleh para tamu undangan juga para anggota Pramuka. Setidaknya ada 150 lebih pohon ditanam dan 20 lebih burung pantai dilepas di kawasan tersebut. 

Dalam kesempatan itu Gubernur Jawa timur menyampaikan “Ini harus menjadi acuan kita untuk perlunya mengembalikan ekosistem alam menjadi lebih baik dengan menanam pohon, sebagai daya dukung lingkungan”, menanggapi pemanasan global yang menjadi perhatian dunia termasuk di Indonesia.

Tak hanya itu Bu Khofifah melanjutkan, termasuk juga restorasi mangrove untuk mengembalikan habitat mangrove, seperti kepiting dan udang. Pelepasan satwa yang mendiami ekosistem pantai seperti burung pantai juga memiliki tujuan agar keseimbangan alam kembali tercipta.

Bu Gubernur juga mengajak agar semua daerah untuk mulai melakukan penanaman pohon kembali, sambil mengungkapkan “Ini tanggung jawab kita bersama untuk penguatan kembali ekosistem, agar memunculkan daya dukung alam dan lingkungan kita,”.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Perum Perhutani dengan Pemkab Tuban. MoU tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk mengnyinergikan program instansi antara Perum Perhutani dengan Pemkab Tuban guna pemanfaatan kawasan hutan pada area KPH Parengan, Tuban, dan Jatirogo di wilayah administrasi Pemkab Tuban. Selain itu, juga untuk menjaga kelestarian fungsi lahan dan hutan lindung serta meminimalisir terjadinya longsor dan banjir di Kabupaten Tuban melalui upaya konservasi lingkungan di wilayah Kabupaten Tuban. 

Atas hal tersebut, Mas Bupati Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan, saat ini Pemkab Tuban tengah menggenjot penanaman pohon untuk restorasi lingkungan. Bekerjasama dengan seluruh pihak termasuk Perum Perhutani yang diselaraskan dengan program provinsi, diharapkan dapat mengembalikan kondisi lingkungan alam Tuban menjadi lestari.

“Program yang dilakukan oleh Bu Gubernur sangat selaras dengan Pemkab Tuban yang sedang fokus melakukan penanaman pohon untuk penanggulangan banjir, serta mengembalikan cadangan air tanah,” terang Mas Lindra. 

Setidaknya, di Tahun 2021, Pemkab telah menargetkan melakukan penghijauan di 1.500 hektare lahan dengan berbagai macam jenis pohon yang akan disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah masing-masing. (Rst/Bcr)

Kategori
comments powered by Disqus